Kata Kerja Mental dan Contoh Lengkapnya

Pengertian Kata Kerja Mental
Pengertian Kata Kerja Mental

Pengertian Kata Kerja Mental

Dalam mata pelajaran bahasa Indonesia, kata kerja mental juga dikenal dengan sebutan Verba Tingkah Laku. Kata kerja mental atau verba tingkah laku adalah bentuk kata kerja yang merupakan sebuah respon atau sikap seseorang atas perbuatan, pengalaman, ataupun perihal keberadaan sesuatu.  

Baca juga: Kata Kerja Imperatif dan Contohnya

Baca juga: Pengertian Kalimat Persuasif

Contoh Kata Kerja Mental Dalam Kalimat

1. Perubahan sikap dinda selama beberapa hari ini membuat teman-teman sekelasnya merasa Khawatir. (kata kerja mental : Khawatir)
2. Ayah dan ibu terlihat begitu Menikmati jamuan makan malam di restoran bintang 5. (kata kerja mental : Menikmati)
3. Seluruh siswa dikelas merasa Terharu dengan ucapan perpisahan yang disampaikan ibu wali kelas. (kata kerja mental : Terharu)  
4. Satu kali pun Andrew tidak pernah Merasa sakit hati dengan ucapan temannya yang menghina profesi ayah Andrew. (kata kerja mental : Merasa)
5. Budi berterus terang kepada ibu guru bahwa dirinya sangat Tersinggung dengan ucapan teman-temannya yang menghina fisiknya. (kata kerja mental : Tersinggung)  
6. Kejadian yang dialami oleh Budi membuat Joko Tersadar bahwa kejujuran itu adalah hal yang paling utama. (kata kerja mental : Tersadar)
7. Sepeda motor Jono yang raib dibawa maling membuat Aku Berpikir dua kali jika harus parkir di pinggir jalan raya. (kata kerja mental : Berpikir)
8. Sasuke Yakin bahwa bimbingan intensif yang ia lakoni selama seminggu penuh, akan membuahkan hasil pada nilai ujiannya. (kata kerja mental : Yakin)  
9. Lisa Menolak lamaran Andi lantaran telah memiliki pria pilihannya sendiri. (kata kerja mental : Menolak)  
10. Lisa Menerima lamaran Akhbar karena yakin bahwa Akhbar mampu mewujudkan keluarga yang sakinah dan mawaddah. (Kata kerja mental : Menerima)
11. Mirna Sedang Sedih karena uang sekolah yang ia bawa hilang entah kemana. (kata kerja mental : Sedang Sedih)  
12. Joni Menyesal telah membuang waktu berharganya ketika duduk di bangku sekolah. (kata kerja mental : Menyesal)
13. Imam masjid itu tampak sangat Menghayati ayat demi ayat yang ia baca di dalam shalat sunnah tarawih. (kata kerja mental : Menghayati)
14. Meski tidak mendapatkan orderan, driver ojol itu Bersyukur karena dapat pulang ke rumah dengan selamat. (kata kerja mental : Bersyukur)
15. Reni Menyadari bahwa seluruh kerja keras yang dilakukan oleh orang tuanya adalah untuk kebahagiaan dirinya. (kata kerja mental : Menyadari)
16. Andi Menghormati kedua orang tuanya yang telah membesarkan dirinya dari kecil hingga saat ini. (kata kerja mental : Menghormati)
17. Masalah yang terus berdatangan membuat Andri Bingung harus menyelesaikan yang mana lebih dulu. (kata kerja mental : Bingung)  
18. Bukan hanya mengajarkan materi, Pak Andi juga berbakat melawak di kelas yang membuat seluruh murid Tertawa lepas. (kata kerja mental : Tertawa)  
19. Doni Takjub melihat kesungguhan budi dalam mempelajari bahasa Arab dan Tahfizh Alquran. (kata kerja mental : Takjub)
20. Banyak para guru yang Kagum dengan semangat deni dalam menuntut ilmu. (kata kerja mental : Kagum)

Ciri-ciri Kata Kerja Mental

Berikut dibawah ini adalah beberapa ciri yang bisa kita dapati pada kata kerja mental, yang bisa kita jadikan sebagai dasar atau landasan untuk mengidentifikasinya.
1. Kata kerja mental biasanya menerangkan unsur afeksi, kognisi, dan persepsi. Seperti : (persepsi:melihat), (kognisi : berpikir), dan (afeksi: khawatir).
2. Verba mental atau kata kerja mental umumnya digunakan saat seseorang sedang mengajukan sebuah klaim.
3. Di dalam kata kerja mental terdapat partisipan fenomena dan pengindera atau senser.
4. Kata kerja mental biasanya berbentuk frasa yang bersifat mengindikasikan.

Perbedaan Kata Kerja Mental dan Kata Kerja Imperatif

Sederhananya, perbedaan antara kata kerja mental dan kata kerja imperatif terletak pada bentuk dan sifatnya. Untuk Kata kerja mental, kita bisa lihat bahwa jenis kata kerja ini adalah kata kerja dalam bentuk respon, pengalaman,atau sikap terhadap orang lain, sedangkan Kata kerja imperatif adalah kata kerja yang bersifat memberi perintah atau instruksi kepada orang lain. 

Konklusi/Kesimpulan Dari Kata Kerja Mental

1. Kata kerja mental umumnya melibatkan kontak dengan perasaan.
2. Kata kerja mental menggambarkan sebuah aktivitas seseorang yang lahir atas dasar respon atas sesuatu.
3. Kata kerja mental sering berwujud dalam sikap atau tindakan seseorang atas sesuatu hal.
4. Nama lain dari kata kerja mental adalah verba tingkah laku.
5. Meski tidak semua, namun Umumnya kata kerja mental biasa diawali dengan nama.

Terima kasih atas perhatian dan waktunya telah menyimak uraian kita tentang kata kerja mental atau verba tingkah laku. Semoga bermanfaat dan membantu para pembaca dimana pun berada.

Baca Juga : Pengertian dan Contoh Kata Ganti

Baca juga: Pengertian Peribahasa dan Contohnya

Kata kunci :
#Pengertian Kata Kerja Mental
#Contoh Kata Kerja Mental
#Kata Kerja Mental
#Definisi Kata Kerja Mental

Diupdate : 28 Maret 2020

Berlangganan via Email